Tampilkan postingan dengan label macan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label macan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Maret 2014

Macan Tutul Sri Lanka


 
Di Sinhala, mereka sering juga disebut dengan nama Kotiya. Sementara di tamil mereka disebut dengan nama Chiruththai. Mereka baru teridentifikasi sejak 1956 oleh seorang zoologist asal Srilanka yang bernama Deraniyagala. Diperkirakan jumlahnya saat ini tidak lebih dari 250 ekor.







Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Indocina


Merpakan speise macan tutul yang daerah penyebarannya meliputi Cina bagian selatan, Vietnam, Malaysia, Kamboja, Laos dan Thailand.





Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Cina Utara


Mereka hidup di daerah Cina bagian Utara. Ukuran tubuh mereka sama dengan ukuran tubuh macan tutul indocina. Daerah penyebaran mereka adalah China bagian tengah dimulai dari Lanzhou hingga daerah pegunungan di sebelah selatan gurun gobi.




Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Persia


Dikenal juga dengan nama macan tutul kaukasus.  Mereka adalah salah satu spesies macan tutul yang berukuran paling besar dibandingkan dengan spesies macan tutul lainnya yang masih ada saat ini. Daerah penyebaran Macan tutul Persia adalah Afghanistan Bagian Barat, daerah Utara Iran, Turkmenistan bagian selatan, Turki Timur, dan Pegunungan kaukasus.





Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Amur


Dikenal juga sebagai Macan Tutul Manchuria. Mereka tersebar di hutan-hutan Korea, Timur Laut China, dan Rusia. Macan tutul ini memiliki pola bulu yang terbilang cukup mencolok dibandingkan spesies macan tutul lainnya. Mereka juga memiliki mata hijau-biru yang bercahaya.





Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Arab


Macan Tutul Arab merupakan macan tutul yang berukuran paling kecil dibandingkan dengan jenis-jenis macan tutul lainnya. Mereka termasuk binatang yang 'kritis'. Pada 2006 saja jumlahnya hanya sekitar kurang dari 200 ekor.




Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Afrika


Jenis macan tutul yang satu ini merupakan jenis macan tutul yang paling banyak memiliki variasi corak warna bulu. Mulai dari kuning pucat, kucing keemasan, hingga kucing kecokelatan. Mereka sebagian besar tersebar di Sub-Sahara.




Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul India


Disebut juga Indian Leopard. Macan tutul ini termasuk dalam 5 spesies kucing terbesar di India bersama dengan Singa Asia, Harimau Bengal, Macan Tutul Salju, dan Macan Dahan (Clouded Leopard). Mereka hidup di hutan-hutan di India dengan ketinggian hingga 2500 m di atas permukaan laut.





Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Dahan


Neofelis diardi

Deskripsi : Macan dahan dewasa memiliki berat tubuh 12-25 kg, dengan panjang sekitar 123-200 cm. Spesies ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kelabu kecoklatan dengan corak seperti awan dan bintik hitam di tubuhnya. Bintik hitam di kepalanya berukuran lebih kecil dan terdapat totol putih di belakang telinga. Macan dahan mempunyai kaki pendek dengan telapak kaki besar serta ekor panjang dengan garis dan bintik hitam.

Perilaku : Pada umumnya hewan ini hidup soliter dan aktif saat malam hari (nocturnal). Macan dahan memiliki kemampuan yang baik untuk memanjat dan melompat diantara pepohonan. Hewan ini banyak menmput, hutan bakau, hutan terbuka, dan hutan tropis kering. Tersebar di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Reproduksi : Lamanya waktu antar musim kawin yaitu 10-16 bulan. Musim kawin terjadi antara bulan Desember-Maret, dengan usia produktif untuk kawin yaitu 20-30 tahun. Masa gestasi (kehamilan) berlangsung selama 85-109 hari, dan dapat melahirkan 1-5 ekor (yang sering terjadi hanya melahirkan 2 ekor anak). Bayi-bayi macan dahan akan disusui selama 10-12 bulan setelah itu akan disapih. Setelah disapih, macan dahan muda akan mulai hidup terpisah.

Pakan : Macan Dahan memakan berbagai jenis mamalia yang berukuran kecil hingga sedang, seperti monyet, bekantan, napu, kijang, rusa, selain itu mereka juga memakan berbagai jenis reptil, dan burung.


Habitat : Macan dahan hidup di hutan tropis, hingga elevasi mencapai 3.000 m dpl. Mereka memiliki kemampuan yang baik dalam memanjat pohon. Pohon digunakan sebagai tempat untuk tidur dan terkadang juga sebagai tempat berburu. Akhir-akhir ini habitat macan dahan mulai tersebar luas di hutan sekunder, padang rumput, hutan bakau, hutan terbuka, dan hutan tropis kering. Tersebar di Pulau Sumatera dan Kalimantan.




Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Salju


Macan Tutul Salju (Uncia uncia) adalah sejenis kucing berukuran besar, dengan panjang tubuh mencapai 130cm, dan panjang ekor sekitar 100cm. Spesies ini mempunyai bulu tebal berwarna putih keabu-abuan dengan bintik-bintik berwarna hitam kecoklatan. Kucing betina serupa, dan berukuran lebih kecil dari jantan. Tidak seperti kucing-kucing besar lainnya, Macan Tutul Salju tidak dapat mengaum ataupun mendengkur, dan merupakan satu-satunya spesies di dalam marga tunggal Uncia.

Daerah sebaran spesies ini adalah di pegunungan salju Asia Tengah, dari Afganistan sampai Tibet bagian timur. Mangsa utamanya terdiri dari kambing gunung, kelinci dan binatang-binatang lain yang terdapat disekitar habitat Macan Tutul Salju. Macan Tutul Salju adalah hewan penyendiri, jantan dan betina berburu mangsa berpasangan hanya pada waktu musim berbiak. Macan Tutul Salju betina biasanya mempunyai dua sampai tiga anak, yang tinggal bersama induknya sampai macan tutul muda berumur setidaknya satu tahun.


Walaupun dilindungi di hampir semua negara tempat spesies ini berada, Macan Tutul Salju masih diburu secara liar karena memangsa hewan ternak dan terutama untuk diambil bulunya. Macan Tutul Salju dievaluasikan sebagai Terancam Punah di dalam IUCN Red List dan didaftarkan di dalam CITES Appendix I.






Artikel Terkait :
Add to Cart More Info

Macan Tutul Jawa


Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) atau macan kumbang adalah salah satu subspesies dari macan tutul yang hanya ditemukan di hutan tropis, pegunungan dan kawasan konservasi Pulau Jawa, Indonesia. Macan tutul ini memiliki dua variasi warna kulit yaitu berwarna terang (oranye) dan hitam (macan kumbang). Macan tutul jawa adalah satwa indentitas Provinsi Jawa Barat.


Dibandingkan dengan macan tutul lainnya, macan tutul jawa berukuran paling kecil, dan mempunyai indra penglihatan dan penciuman yang tajam. Subspesies ini pada umumnya memiliki bulu seperti warna sayap kumbang yang hitam mengilap, dengan bintik-bintik gelap berbentuk kembangan yang hanya terlihat di bawah cahaya terang. Bulu hitam Macan Kumbang sangat membantu dalam beradaptasi dengan habitat hutan yang lebat dan gelap. Macan Kumbang betina serupa, dan berukuran lebih kecil dari jantan.


Hewan ini soliter, kecuali pada musim berbiak. Macan tutul ini lebih aktif berburu mangsa di malam hari. Mangsanya yang terdiri dari aneka hewan lebih kecil biasanya diletakkan di atas pohon. Macan tutul merupakan satu-satunya kucing besar yang masih tersisa di Pulau Jawa. Frekuensi tipe hitam (kumbang) relatif tinggi. Warna hitam ini terjadi akibat satu alel resesif yang dimiliki hewan ini.



Sebagian besar populasi macan tutul dapat ditemukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, meskipun di semua taman nasional di Jawa dilaporkan pernah ditemukan hewan ini, mulai dari Ujung Kulon hingga Baluran. Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan, penangkapan liar, serta daerah dan populasi dimana hewan ini ditemukan sangat terbatas, macan tutul jawa dievaluasikan sebagai Kritis sejak 2007 di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix I. Satwa ini dilindungi di Indonesia, yang tercantum di dalam UU No.5 tahun 1990 dan PP No.7 tahun 1999.


Artikel Terkait :
Add to Cart More Info