Dalam hidup di dunia ini pasti akan berlaku hukum sebab akibat. Jika anda berlaku baik maka akan menuai kebaikan. Jika anda berlaku buruk maka akan menuai penyesalan. Kita pernah mendengar istilah hukum karma. Ini dimaksudkan bahwa dalam kehidupan ini ada hukum pembalasan, akibat dari apa yang kita lakukan sebelumnya. Beberapa teman saya ikut mengelus dada saat mengetahui, bahwa karya tulis saya berupa buku-buku yang beredar di Indonesia, ternyata kedapatan dibajak di Malaysia. Begitu juga rekaman suara walet yang saya jual, ternyata banyak di copy, lalu dijual lagi tanpa ada ijin. Celakanya, produk suara walet tersebut, sudah tidak original lagi, sebab sudah disisipi suara lain yang justru akan membuat walet lari. Karena perbuatan itu merugikan orang lain, lambat atau cepat pasti pelakunya akan ditimpa karma. Bentuk karmanya apa, saya tidak tahu. Tapi hukum karma pasti berlaku. Pasti berlaku menimpa pelaku. Hukum kausalitas ini juga berlaku dalam budidaya walet. Pada kasus ini, akibat dari perlakuan panen sarang walet secara serakah, di kemudian hari, akan timbul masalah yang tidak diinginkan, yakni problem yang merugikan pemilik gedung tersebut. Awalnya sich… pemilik tidak merasakan akibatnya, sebab di awal rasanya manis…namun belakangan, muncul penyesalan… rasanya menjadi pahit. Minggu lalu saya mendapat telepon keluh kesah dari beberapa teman yang gedung waletnya di lokasi sentra walet di Kalimantan. Yakni di Ketapang-Kalimantan Barat, di Samuda-Sampit, dan di Pagatan - Kalimantan Tengah. Inti keluh kesah yakni belakangan ini, mulai dirasakan penurunan produksi sarang walet. Tiap bulan produksi sarang di gedung teman ini terus menyusut. Padahal pada gedung walet tetangga, produksi sarangnya justru meningkat. Apa sebab terjadi penurunan produksi? Apakah karena kalah dalam perang suara? Bukan ! Apakah karena kalah tinggi dan kalah posisi gedung? Bukan ! Apakah karena persaingan sudah sangat ketat? Juga bukan, sebab gedung lain di lokasi tersebut ternyata tidak mengalami masalah penyusutan produksi. Lalu apa masalahnya? Masalahnya adalah sebagai akibat pola panen yang serakah, yang telah dilakukan sekian tahun yang lalu. Saya tidak perlu menyebut nama teman di Ketapang, di Samuda maupun di Pagatan. Mereka mengakui bahwa sejak 5 tahun lalu melakukan pola panen rampasan dan panen buang telur. Tiap bulan mereka lakukan itu. Hasil panen semacam ini memang mendapatkan warna sarang yang putih bersih, dan harganya relatif tinggi. Beberapa tahun yang lalu saya sempat berdialog : +“Kenapa melakukan panen dengan sistem panen rampasan?” -“ Karena jumlah panen yang saya peroleh lebih banyak, harga lumayan tinggi, sebab sarangnya putih bersih”. +“Kenapa melakukan panen buang telur?” -“ Tepatnya panen jual telur. Di Jawa saya punya langganan yang menampung telur walet.” +Tapi kenapa juga panen buang piyik? -“Piyik walet tak saya buang, melainkan untuk pakan ternak ikan lele. Ikan lelenya jadi cepat gemuk”. +“Kenapa tidak panen tetasan saja?” -“Saya tak perlu panen tetasan, sebab nanti walet-walet muda akan menempati gedung tetangga. Biar orang lain tak punya walet.. ha ha ha…” +Bukankah waletnya lama-lama bisa stress, bisa pindah ke gedung lain?” -“Ah, nggak juga. Buktinya sampai sekarang walet di gedung saya aman-aman saja. Sampai sekarang hasil panen justru tambah banyak”. Di benak kepala teman tadi, mungkin dipenuhi kalimat-kalimat keserakahan. “Biar hanya saya saja yang kaya raya dengan sarang walet, tetangga tak perlu ikut-ikutan.” “Jangan sampai gedung tetangga dihuni walet dari anak walet yang lahir dari gedung saya. …” Menurutnya, populasi walet bisa dimonopoli dan populasi walet di gedungnya boleh terus untuk di-eksploitasi. Tiap induk walet selesai bikin sarang, belum sempat bertelur, sarang sudah dipanen. Jika induk walet terlanjur bertelur di sarangnya, sarang tetap saja dipanen. Sarangnya tentu jadi duit, dan telurnya juga jadi uang. Yang lebih parah lagi, juga panen buang anak. Jika ternyata di sarangnya terlanjur ada piyik walet, tanpa ampun, sarang tetap disikatnya. Anak walet yang masih merah itu dikemanain? Jawabnya : dibuang di kolam untuk makanan ikan lele. Sungguh sadis bukan? Saat itu teman saya ini rupanya terlalu dikuasai oleh rupiah. Memang pada akhirnya, mereka mengakui telah melakukan kesalahan dalam budidaya walet. Harusnya panen tidak boleh sembarangan. Harusnya panen tidak boleh memutus rantai produksi. Harusnya panen berdasar azas kelestarian populasi walet. Agar terjadi kesinambungan populasi walet. Penyesalan memang datangnya selalu belakangan. Seperti diketahui, walet mulai masuk fase produksi pada usia sekitar 7 sd 8 bulan. Pada usia awal produksi, sarang yang dibikin oleh walet itu relatif masih kecil sesuai ukuran postur tubuhnya. Kenapa? Karena kemampuan berliurnya belum optimal. Maka, walet muda lebih suka bersarang di sarang imitasi. Walet ini tak perlu banyak keluar liur, namun bisa langsung bertelur. Disinilah pentingnya pemasangan sarang imitasi. Ini untuk memberi kemudahan pada walet muda, yang kemampuan produksi liurnya belum optimal, namun diperutnya sudah tumbuh telur. Maka, kadang kita menjumpai ada telur di sarang imitasi, namun hanya sedikut liur. Itulah walet muda yang mulai masuk fase produksi. Seiring usia bertambah, semakin besar kemampuan produksi liurnya, semakin besar pula ukuran sarangnya. Walet akan mulai tidak produktif lagi pada usia 6 sd 7 tahun. Tanda-tanda walet memasuki usia non produktif, yakni ukuran sarangnya mulai mengecil atau bentuknya tidak utuh. Kenapa? Karena kemampuan berliurnya sudah mulai menurun. Dan juga, tidak ada lagi “persediaan telur” di perut induk walet itu. Jadi, walet tua, bisa bikin sarang namun ukuran sarang kecil atau bentuknya tidak lagi sempurna. Juga, walet tua masih bisa bikin sarang tapi sudah tidak lagi bertelur. Pada walet yang sudah betul-betul tidak produktif, burung ini hanya buang kotoran saja, tak lagi berliur apalagi bertelur. Maka, kadang kita menjumpai, di satu titik lantai banyak terdapat kotoran yang menumpuk hingga tebal, tapi kala dilihat di papan sirip tepat di atas kotoran tadi, tak ada sarangnya, bahkan fondasi sarangpun tak tampak. Itulah walet tua yang tidak produktif lagi. Walet renta itu numpang tidur saja sambil menunggu ajal. Pada masa produktif, dampak negatif dari pola panen sarang walet dengan cara rampasan, panen buang telur, atau bahkan panen buang piiyik, memang belum begitu terasa. Pemiliknya tetap saja menikmati hasil panen dengan jumlah yang tetap banyak. Saat itu, belum terasa penyusutan produksi karena walet yang bersarang di gedung itu memang masih produktif. Jadi, pemilik gedung tak merasa bahwa apa yang telah dilakukannya itu sebenarnya pola panen yang keliru. Saat itu dia mengira, cara panen tersebut tak menimbulkan masalah. Dia mengira panen yang dilakukan aman-aman saja. Memang, selama beberapa tahun itu hasil panen sarangnya masih tetap melimpah. Rupiah terus mengalir deras. Namun mulai tahun ke 6 dan ke 7, walet mulai masuk masa non produktif. Jumlah sarang sudah mulai menurun. Hasil panen mulai perlahan berkurang. Waktu terus berjalan. Jumlah panen mulai menyusut. “ Kenapa jumlah panennya menyusut, tak sebanyak panen sebelumnya?” tanya si pengepul langganan “ Mungkin karena ini musim kemarau, jadi walet tak banyak bikin sarang..” jawabnya tanpa disadari bahwa itu awal karma menimpanya. Usia walet di gedung itu semakin tua, kemampuan berliurnya semakin berkurang. Sementara, tak ada lagi generasi walet baru. Sebab selama ini generasi walet baru tak diberi kesempatan untuk lahir dan tumbuh-kembang di gedung ini. Tentu ini pola budidaya walet yang keliru. Info yang keliru ini ditelan oleh salah seorang teman saya di Banjarmasin, yang kebetulan beragama Budha “Budidaya walet ini sangat bertentangan dengan keyakinan agama saya”, katanya. Dia mengira, budidaya walet adalah budidaya yang mengeksploitiasi dan merugikan mahkluk hidup, yang menjadi pantangan besar dalam agamanya. Teman tadi takut, dengan pola budidaya walet seperti itu, pasti karma akan menimpa dalam kehidupan pribadi maupun keluarganya. Namun setelah saya jelaskan tentang pola budidaya walet yang benar, akhirnya teman tadi bisa memahami, dan sekarang telah memiliki beberapa gedung walet yang produktif. Hidup-Lestari-Damai, adalah dambaan semua makhluk di muka bumi ini. Semoga hidup yang kita jalani ini jauh dari keserakahan. Hidup hanya sekali dan mustinya penuh kedamaian. Hidup yang kita jalani jangan sampai merugikan orang lain, jangan juga memotong hak hidup makhluk yang lain. Ini ajaran semua agama, baik agama Ardhi maupun agama Samawi. Semoga budidaya walet kita tambah sukses untuk masa mendatang. sumber : http://duniawalet.com/ |
Rabu, 29 Januari 2014
Akibat panen sarang walet secara serakah
Label:
Info Burung Indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular products
-
Terimakasih sudah mengikuti sayembara ini sesuai peraturan , Nah jadi untuk test pertama (dari 3 test), agan ane minta membuat posting di be...
-
Ikan Kodok, badannya menempel didasar laut,berjalan dan menangkap mangsa pada sesuatu yang mengambang disekitarnya. Berjalan tanpa menimbulk...
-
Gurami (Osphronemus goramy) adalah sejenis ikan air tawar yang populer dan disukai sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. ...
-
Biasanya ibu peri di dongeng-dongeng itu ibu peri yang baik-baik, tapi tidak di Maleficent . Film berdasarkan karakter kartun Disney ini pas...
-
Membedakan jenis kelamin hamster sebenarnya cukup mudah dilakukan. Cara yang umum dilakukan adalah dengan mengamati jarak antara alat kela...
-
Price : 30.000 IDR per ekor menerima pengiriman ke seluruh sumatra Aceh , Medan, Padang, Palembang, Bengkulu, Lampung... menerima pengiriman...
-
Pasir Zeolite Untuk Hamster Kegunaan Pasir Zeolite Untuk Hamster dan Peliharaan Lainnya - Ricky : Pasir Zeolit dan Serbuk Kayu , Pasir z...
-
Sumber vitamin dan mineral yang ada pada buah-buahan berfungsi sebagai zat pengatur metabolisme tubuh. Sementara, fruktosa (gula buah) juga ...
-
Lepu adalah sekelompok spesies ikan laut yang beracun yang tergabung dalam genus Pterois , Parapterois , Brachypterois , Ebosia atau Dend...
-
Belanak sering digunakan pemancing sebagai umpan untuk target Predator, tapi sebenarnya belanak bisa juga dijadikan target pemancing denga...
Product Category
- 2014
- About Film
- About Iguana
- Accessories Hamster
- Afghan Hound
- agama
- akhlak
- akita inu
- Alamat
- Alasan
- alaskan malamut
- american bully
- American Cocker Spaniel
- american pit bull terrier
- Anak
- Anak Hamster
- android
- Aneka Jual Cupang
- Aneka Varian Hamster
- Anime
- anjing
- anjing kawin
- aquaspace
- Arwana
- Arwana Golden Red
- Avatar Hamster
- Bagaimana
- Barang Murah
- basenji
- basset hound
- beagle
- Bedding
- belajar
- beo
- berita
- berita dunia
- Berita Pagi
- berita unik
- beruang
- bichon frise
- Biografi
- bird
- birman
- blackberry
- border collie
- Botol Hamster
- Budaya dan Kesenian
- Buku Panduan
- Buku Panduan Hamster
- Buku Pertanyaan
- burmese
- Businesses
- Cake Cup
- Campbeli Flip Flop
- Campbell
- Campbell Albino
- Campbell Albino Satin
- Campbell Argente
- Campbell Argente Mottled
- Campbell Argente Mottled Satin
- Campbell Argente Platinum
- Campbell Argente Platinum Satin
- Campbell Argente Satin
- Campbell Black
- Campbell Black Mottled
- Campbell Black Panda Satin
- Campbell Black Platinum
- Campbell Black Platinum Satin
- Campbell Black Satin
- Campbell Blue
- Campbell Blue Mottled
- Campbell Blue Mottled Satin
- Campbell Blue Platinum
- Campbell Blue Platinum Satin
- Campbell Blue Satin
- Campbell BlueFawn
- Campbell Bluefawn Mottled
- Campbell Bluefawn Mottled Satin
- Campbell Bluefawn Platinum
- Campbell Bluefawn Platinum Satin
- Campbell Bluefawn Satin
- Campbell Delute
- Campbell Delute Satin
- Campbell Dove
- Campbell Dove Mottled
- Campbell Dove Mottled Satin
- Campbell Dove Platinum
- Campbell Dove Platinum Satin
- Campbell Dove Satin
- Campbell Flip Flop
- Campbell Lilac
- Campbell Lilac Mottled
- Campbell Lilac Mottled Satin
- Campbell Lilac Platinum
- Campbell Lilac Platinum Satin
- Campbell Lilac Satin
- Campbell Mosaic
- Campbell Mozaik
- Campbell Normal
- Campbell Normal Mottled
- Campbell Normal Mottled Satin
- Campbell Normal Platinum
- Campbell Normal Platinum Satin
- Campbell Normal Satin
- Campbell Opal
- Campbell Opal Mottled
- Campbell Opal Mottled Satin
- Campbell Opal Platinum
- Campbell Opal Platinum Satin
- Campbell Opal Satin
- Campbell Panda
- cara melatih anjing
- Cat Show
- Celepuk
- cerita
- Cerita Daerah
- Chow-chow
- cihuahua
- Ciri-ciri
- ciri-ciri mamalia
- Colubrid
- Computer
- Contact Person
- Cooking
- Corn Snake
- countdown
- countdown. film
- Culture
- Cup Cake
- Cupang
- dachshund
- dalmatian
- desain
- Design
- diet
- Disney
- Ditinggal
- Dititipkan
- doberman
- Dudukan Botol
- Dudukan Botol Hamster
- ekonomi
- Ekonomi Islam
- Entrepreneur
- fakta
- faktor
- Fashion
- Film
- Financial
- Fish
- fisik anjing
- followers
- freshwaterfish
- Friends
- Gadget
- gajah
- Galeri
- Gallery Hamster
- Gallery Ikan Cupang
- Games
- Games December 2013
- gantungan kunci
- gaza
- Gecko
- gejala
- gerbil
- Gex
- global
- Go Green
- golden retriever
- Goresan Pemikiran
- great dane
- Grosir Hamster
- Grosir Jambi
- Guinea Pig
- Guppy
- habbit
- Hadiah
- Hamster
- Hamster Berantem
- Hamster Cage
- Hamster Campbell
- Hamster dan Anak Kecil
- Hamster Food
- Hamster Hamil
- Hamster Indonesia
- Hamster Info
- Hamster Jambi
- Hamster Jelly
- hamster lahiran
- Hamster Langka
- Hamster Lover
- HAMSTER LOVER JAMBI
- Hamster Mini
- Hamster Murah
- Hamster Pemula
- Hamster Rare
- Hamster Roborovski
- Hamster Winter White
- Hamster Winter White Pearl Red Eyes
- Handphone
- harimau
- Harus
- Hastag
- Health
- Hewan Unik
- Hibah
- Hobby Dan Bisnis
- Ikan
- Ikan Cupang
- Ilmiah
- Inclusion Body Disease
- Indonesia
- Induk
- Info
- Info Burung Hantu
- Info Burung Indonesia
- info fish indonesia
- Info Gecko
- Info Hamster Lover
- Info Iguana
- Info Kura - Kura
- info mamalia indonesia
- Info Reptile
- info unik
- Informasi Teknologi
- Inspirasi
- Internet
- islam
- jack russel terrier
- Jambi
- Jamtos
- jenis
- Jenis Gecko
- Jika
- Job Online
- Jogging Ball
- Jogging Wheel
- Jual
- Jual Hewan Peliharaan
- Jual Kucing
- Jual Reptile
- Jual-Beli
- kakak tua
- Kandang
- kandang anjing
- Kandang Burung
- Kandang Hamster
- Kandang Kelinci
- Kandang Kucing
- Kanibal
- karakteristik mamalia
- Kaskus
- katak
- kcerdasan dan tingkah laku anjing
- Keajaiban Dunia
- kecantikan
- Kelinci
- Keluar
- keluarga
- Kematian Hamster
- kenari
- Kesalahan
- kesehatan
- King Snake
- kintamani
- Kisah dan Cerita Lucu
- komputer
- Kota
- Kuaci
- kucing
- Kucing Persia
- kuda
- Kue
- kura-kura
- labrador retriever
- Lampion
- Lampu Bulb
- Landak Mini
- Lhasa Apso
- Life Style
- LOL
- LoveBirds
- Lowongan Kerja
- macam-macam hewan mamalia
- macan
- Makan
- Makanan
- makanan anjing
- Makanan dan Kesehatan
- Makanan Hamster
- Makanan Racikan
- makanan yang dilarang untuk anjing
- mamalia hewan yang menyusui
- Marketing
- marmut
- mata
- memelihara anjing
- Mengapa
- mengenal anjing
- Merak
- Miniature Pinscher
- Miniature Schnauzer
- misteri
- Monopohon Snake
- monyet
- Motivasi
- Movies
- Murah
- Music
- My Galery
- My Pets
- My Sweet Story Home
- Negeri
- New Item
- News
- Olahraga
- orangutan
- organ
- otomotif
- out of topic
- Padang
- Pajak
- pakan ikan
- Palembang
- pancasila
- papillon
- Pasir Zeolite
- pekingese
- Pembroke Welsh Corgi
- Pemelihara
- Pemula
- Penanganan
- pendidikan
- Pengembangan Diri
- pengetahuan
- Pengumuman Kuis
- Penyakit
- Penyebab Kematian Hamster
- perawatan
- Perawatan Iguana
- percintaan
- Pergi
- Perlengkapan Hamster
- Personality Test
- Pertolongan
- Photograph
- Photoshop
- Piala
- piala dunia
- Piala Jambi
- Piala Murah
- Politik
- pomeranian
- poodle
- Pray For Indonesia
- Profil Usaha
- program
- Promo
- puasa
- pug
- Quiz and Games
- ragam
- ragdoll
- Rainbow Cake
- ramalan
- ras anjing murni
- Recommended Article
- reproduksi mamalia
- Resep Kue
- Result
- Robocop
- Roborovski Normal
- Roborovski Pied Mottled
- Roborovski White Face
- Roborovsky
- Roborovsky Normal
- Roborovsky White Face
- Rottweiler
- Rough Collie
- Rujukan
- runa
- rusa
- Sahabat Ilmu Jambi
- saint bernard
- Sakit
- saluki
- samoyed
- Scottish Terrier
- Seminar
- Seputar Hamster
- Serbuk Jati
- shar pei
- Shetland Sheepdog
- shiba inu
- shih tzu
- siam
- Siang
- siberian husky
- singa
- Skipsi
- smartphone
- Smartphone Gratis
- Snake
- somali
- Sovenir
- Sports
- Sugar Glider
- Suka
- Sumatra Barat
- Sumatra Selatan
- Super Red
- Syrian
- Syrian Long Hair
- Syrian Short Hair
- Tahukah Kamu??
- Tanda
- tarantula
- Tart
- Telopia
- Teman
- Tempat Nongkrong
- Termahal
- ternak
- Terrarium
- Tidur
- Tiket Pesawat
- Tips and Tricks
- tips hidup sehat
- tips unik
- tonkinese
- toxoplasma
- Trophy
- Tropi
- Tropy
- tubuh
- Tugas Sayembara II
- Uang Langka
- ular
- Ular Boa Constrictor
- Usia Hamster Siap Kawin
- Vitamin Hamster
- Wadah Makan
- West Highland White Terrier
- Winter White
- Winter White Blue Argente
- Winter White Golden Black Eyes
- Winter White Golden Red Eyes
- Winter White Pearl Black
- Winter White Pearl Red Eyes
- Winter White Pearl Yellow Line
- Winter White Shapire
- Winter White Tiger
- Winter White Violet
- Wisata
- world cup
- Yorkshire Terrier
- Zakat
![[Contact and Chat Us] Secepat Mungkin Kami Akan Melayani Anda img](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6eyr9myuLP_MYEeHYOfaYIoR5K5r_e3N1pqM-5M-fSjude5GohpIlAhTRdfILUB2WmrZHNXqETo0jyr3qmgdtpeOz2OMeZ3RXuhgvshPy19s4XbGijHoLgqkNp3gY-WJ0Q5lQXMmWcwNE/s1600/banner-111.gif)
![[NEW and Rare Pets] Get it Know img](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhr9k6Q1JOZA4li2l0iBpThHINBPBkQ5CXRrPIN-og7-afWxc0J3YmTvDfCqcPAaIMeBwmi-3IGHNRohzoKDmO_gB7OpsaHxW5h2EEiNsPfoIIFjjFjEnjDgacV9Wk7uv4F38j4KRxs7vdN/s1600/banner2.gif)









0 komentar:
Posting Komentar